RSS
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

MARI KITA RENUNGKAN


Menjadi orang yang bahagia merupakan idaman bagi setiap manusia yang hidup di dunia ini termasuk saya sendiri tentunya. Tetapi sayang terkadang apa yang kita harapkan tersebut sangat jauh dari kenyataan yang kita terima. Berbagai cara dan jalan yang kita tempuh untuk mendapatkan kebahagiaan namun Alih-alih merasa bahagia, malah gundah dan derita yang kita dapat. 

Dulu saya sering bertanya dalam hati, "Sebenarnya Tuhan itu adil atau tidak ?." Pertanyaan tersebut terlontar dalam hati saya lantaran dari apa yang saya lihat dan saya rasakan sendiri. Dari sudut pandang saya, saya melihat ada orang yang seperti nya terlahir dengan penuh kesenangan, penampilan sempurna, punya uang yang banyak, pengen ini dan itu tentunya akan sangat mudah bagi nya. Namun disisi lain ada orang yang dari penampilannya saja sudah sangat susah dan sengsara, buat makan sehari sekali saja susah apalagi sampai mau ini dan itu. Tentu saja hal yang tidak mungkin untuk orang-orang yang saya katakan susah tersebut. 

Dan seiring bergulirnya sang waktu saya pun bertambah dewasa, namun saat diposisi tersebut saya mulai bertambah bingung. Mulai banyak tempat yang saya datangi, banyak orang yang saya temui dan banyak hal-hal baru yang saya dapat dan saya pelajari. Kebingungan saya saat itu berdasarkan suatu fenomena yang tentunya teman-teman sekalian pastinya juga sudah sering atau setidaknya pernah menemukannya. Ada orang yang bergelimangan harta, punya penampilan rupawan, banyak disukai orang tapi terlihat seakan-akan dia adalah orang yang paling sengsara di dunia. Selalu cemberut, hobi marah-marah, dan seakan selalu memandang buruk setiap hal yang ada di depan matanya. Namun ada lagi orang yang hidup sederhana, tampang biasa saja, uang seadanya bahkan boleh dibilang tidak punya apa-apa tapi selalu terlihat bahagia. Murah senyum, peduli dengan orang-orang yang ada di sekitarnya, suka membantu dan seakan-akan selalu memandang suatu masalah yang ada di depannya sebagai suatu hal yang menyenangkan dan patut disyukuri.

Dan kini saya benar-benar bisa mengerti, kalau Tuhan itu selalu punya rencana. Keadilan Tuhan pada setiap umatnya tidak hanya semata-mata ditimbang dari segi materi, kecerdasan dan keberuntungan saja tentunya. "Akan jadi apa dunia ini, jika setiap orang terlahir dengan bergelimang harta? Akan jadi apa dunia ini jika semua orang terlahir cerdas? dan akan jadi apa dunia ini jika setiap orang terlahir penuh dengan keberuntungan ?." Saya yakin teman-teman ku yang baik hati pasti tahu jawabannya.
Ada yang terlahir bergelimangan harta, ada yang terlahir biasa-biasa saja dan ada yang terlahir dalam kesulitan dan kesusahan. Dengan begitu Tuhan ingin kita saling tolong-menolong, saling mangasihi dan saling peduli. Tapi ada satu hal yang Tuhan beri adil pada setiap manusia, dan itu adalah Hati. Hati ditambah dengan kreatifitas yang dimiliki oleh setiap manusialah yang membuat dunia ini menjadi begitu indah dan berwarna. 

Dengan hati kita merasa, merasakan sayang, cinta, kasih, dan berbagai hal yang tiada habisnya. Namun akan jadi baik atau buruk sebuah hati tergantung dari usaha yang dilakuan oleh setiap orang yang memilikinya. Teman-teman lah yang menentukan akan jadi apa hati yang teman-teman miliki itu nantinya. Ya, seperti mengapa tuhan merahasiakan wujudnya, merahasiaan Surga dan Neraka yang Dia miliki, merahasiakan takdir setiap orang dan merahasiakan hari akhir baik itu hari akhir kita di dunia maupun hari akhir dunia ini. Hal itu semata-mata Tuhan lakukan, agar apa yang kita dapat setelah mati nanti sebanding dengan sejauh mana usaha yang sudah kita lakukan di dunia ini. Ibaratnya sebuah pertandingan bola, tentunya tidak akan menjadi sebuah tontonan yang menarik bukan, jika sebelum pertandingan dimulai kita sudah tahu skor akhirnya. (^_^)

10 ALASAN WANITA ENGGAN MEMAKAI JILBAB


Banyak alasan kenapa wanita enggan berjilbab. Padahal banyak manfaatnya yang bisa kita petik pada saat kita berjilbab atau kita mengenakan jilbab.

Berikut sepuluh alasan mengapa seorang wanita enggan memakai Jilbab :

1. Jilbab tidak menarik.
Jawabnya seorang wanita muslimah harus sudi menerima kebenaran agama Islam, dan tidak mempermasalahkan senang atau tidak senang. Sebab rasa senangnya itu diukur dengan barometer hawa nafsu yang menguasai dirinya.

2. Takut durhaka kepada orang tuanya yang melarangnya berpakaian jilbab.
Jawabnya adalah Rasulullah SAW telah mengatakan agar tidak mematuhi seorang makhluk dalam durhaka kepada-Nya.

3. Tidak bisa membeli pakaian yang banyak memerlukan kain.
Jawabannya, orang yang mengatakan alasan seperti itu adalah karena (pertama) ia benar-benar sangat miskin sehingga tidak mampu membeli pakaian Islami.
Atau (kedua) karena dia cuma alasan saja, sebab ia lebih menyukai pakaian yang bugil sehingga tampak lekuk tubuhnya atau paha mulusnya bisa kelihatan orang.

4. Karena merasa gerah dan panas.
Jawabannya, wanita muslimah di Arab yang udaranya lebih panas saja mampu mengenakan pakaian Islami, mengapa di negara lainnya tidak? Dan orang yang merasa gerah dan panas mengenakan pakaian Islami, mereka tidak menyadari tentang panasnya api neraka bagi orang yang membuka aurat.
Syetan telah menggelincirkan, sehingga mereka terasa bebas dari panasnya dunia, tetapi mengantarkannya kepada panas api neraka.

5. Takut tidak istiqamah.
Mereka melihat contoh wanita muslimah yang kurang baik ‘Buat apa mengenakan jilbab sementara, Cuma pertama saja rajin, nanti juga dilepas’. Jawabannya adalah mereka mengambil sample (contoh) yang tidak cocok, bukan wanita yang ideal (yang istiqamah) menjalankannya. Ia mengatakan hanya untuk menyelamatkan dirinya. Dan ia tidak mau mengenakan jilbab karena takut tidak istiqamah. Kalau saja semua orang berfikir demikian, tentunya mereka akan meninggalkan agama secara keseluruhan. Orang tidak akan shalat sama sekali karena takut tidak istiqamah, begitu pula puasa dan ibadah lainnya.

6. Takut tidak "laku", jadi selama ia belum menikah, maka ia tidak mengenakan jilbab.
Jawabannya, adalah ucapan itu sebenarnya bukan hal yang sebenarnya. Justru berakibat buruk pada dirinya sendiri. Sesungguhnya pernikahan adalah nikmat dari Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki. Sebagian besar orang sudah meyakini bahwa jodoh di tangan Tuhan. Betapa banyak gadis yang berjlbab dan menutup aurat dalam berbusana tetapi lebih cepat mendapatkan jodoh dibandingkan mereka yang berpakaian seksi.
Karena wanita yang menyukai pakaian seksi akan dijadikan permainan bagi laki-laki iseng.

Gadis-gadis berpakaian seksi dipandang sebagai gadis murahan. Sesungguhnya suami-suami yang menyukai wanita-wanita yang berpakaian ‘berani’, setengah bugil atau beneran, membuka aurat dan bermaksiat kepada Allah adalah bukan tipe suami yang baik, yang shalih dan berjiwa besar. Ia tidak punya rasa cemburu sama sekali terhadap larangan-larangan Allah dan tidak dapat memberikan pertolongan kepada isterinya kelak. Jadi jika wanita yang menyukai pakaian seksi atau melepaskan jilbab dengan tujuan mendapatkan jodoh yang baik, maka hal itu sungguh merupakan suatu kebodohan.

7. Menampakkan anugerah tubuh yang indah atau ingin menghargai kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya.

Jawabnya menghargai atau bersyukur itu dengan porsi yang benar. Bersyukur itu dengan mengahrgai perintah-Nya, yakni menjaga aurat, bukan dengan mengobralnya.

8. Belum mendapat hidayah, jilbab itu ibadah.
Jika Allah memberi hidayah, pasti kami akan mengenakannya.
Jawabnya, Allah menciptakan segala sesuatu itu ada sebab-sebabnya. Misalnya orang yang sakit jika ingin sembuh hendaknya menempuh sebab-sebab bagi kesembuhannya. Adapun sebab yang harus ditempuh adalah berikhtiar dan berobat. Sebab orang kenyang karena makan, dsb. Maka demikian pula orang yang ingin mendapatkan hidayah itu harus menempuh sebab-sebab datangnya hidayah yakni dengan mematuhi perintah-Nya mengenakan jilbab.

9. Belum waktunya.
Sebagian ada yang berkata bahwa mengenakan jilbab itu harus tepat waktunya, misalnya karena masih anak-anak atau masih remaja. Ada yang akan mengenakannya jika sudah tua. Atau jika sudah menunaikan ibadah haji.
Jawabnya adalah alasan mengulur-ulur waktu itu hanyalah sebagai sekedar dalil pembenaran saja. Itu sama artinya dengan orang yang menunda-nunda shalat, menunggu sampai ia berusia tua. Apakah kita tahu kapan kita akan meninggal dunia? Sedangkan mati itu tidak mengenal usia, tua maupun muda.

10. Tidak mau dianggap sebagai orang yang mengikuti golongan tertentu.
Jawabannya, bahwa anggapan ini karena dangkalnya pemahaman terhadap Islam atau karena dibuat-buat untuk menutupi diri agar tidak dituduh melanggar syari’at. Sesungguhnya di dalam Islam itu hanya ada dua golongan, yaitu golongan Hizbullah, golongan yang senantiasa menaati perintah Allah dan golongan Hizbus Syaithan, yakni golongan yang melanggar perintah Allah.

101 ALASAN SAYA MEMAKAI JILBAB


1. Menjalankan syi’ar Islam.
2. Berniat untuk ibadah.
3. Menutup aurat terhadap muhrim.
4. ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan , menyempurnakan kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong .
5. ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.
6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
7. Merupakan wujud atas tiada putus.
8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan itu wajib.
9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
10. gaya-gayaan.
11. mengikut trend.
12. berlagak sok .
13. Lebih baik sok dari pada sok zholim ^_^ .
14. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
15. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek semata.
16. Jilbab cocok untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek semata.
17. Saya ingin menjadi .
18. Saya tengah berusaha mencapai derajat teqwa.
19. Jilbab adalah taqwa.
20. Jilbab adalah identitas .
21. Diawali dengan mengenakan , ingin menapak jalan ke .
22. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
23. Istri-istri muslimah.
24. Para sahabiah (sahabat ) juga berbusana muslimah.
25. Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, begitu juga .
26. Semoga Allah memberikan kepada kita yang sama seperti mereka.
27. Untuk meninggikan izzah Islam.
28. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
29. Jilbab lebih melindungi diri.
30. Membuat lebih merasa aman.
31. Menjaga diri dari gangguan lelaki .
32. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.
33. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.
34. Menjaga diri dari mata lelaki .
35. Menjaga diri dari tangan-tangan yang ingin .
36. Menghin dari dan zina hati.
37. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
38. Jilbab dapat menghindari dari sikap-sikap .
39. Jilbab dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
40. Membuat lebih bersahaja.
41. Membuat lebih khusyu’.
42. Mejauhkan dari perbuatan dosa (insyaAllah).
43. Membuat malu bila berbuat dosa.
44. pada Allah.
45. pada Rasulullah.
46. pada nabi-nabi-Nya.
47. pada sesama muslim.
48. pada ajaran Islam.
49. Membuat tetap ingin belajar tentang Islam.
50. Membuat selalu merasa haus akan ajaran Islam.
51. Membuat tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
52. Ajaran Islam berlaku sepanjang masa, tidak ada .
53. bukan sesuatu .
54. Mengatakan berjilbab itu kuno berarti telah menggugat otoritas Allah.
55. Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa bagi ummat-Nya.
56. , berarti menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.
57. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.
58. Membedakan diri dari penganut agama lain.
59. pengidentifikasian sesama saudari seiman.
60. Memperkuat tali silaturahmi dan ukuwah sesama muslimah.
61. Menghilangkan keraguan bila ingin menyapa saudari muslimah.
62. menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.
63. Membuat lebih terlihat anggun.
64. Membuat terlihat menyenangkan.
65. Membuat lebih terlihat wanita.
66. Tidak terlihat seperti laki-laki.
67. Membuat selalu berada dalam lingkungan yang Islami.
68. Jilbab menjaga dari pergaulan .
69. , dengan ijin Allah, mengenal lelaki .
70. () dengan lelaki yang baik (salih) pula.
71. Mudah-mudahan diberi jodoh lelaki .
72. Jodoh merupakan urusan Allah.
73. Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.
74. dalam beraktifitas..
75. Membuat lebih mudah bergerak.
76. Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh
77. Sangat repot bila trend saat ini (yang ketat).
78. Saya tidak suka celana jeans.
79. Celana dapat menyebabkan karena suhu di sekitar tidak beraturan.
80. Menghemat waktu dalam berpakaian.
81. Menghemat waktu dalam berhias.
82. Tidak perlu repot-repot selalu berusaha mengikuti trend mode .
83. Menghemat biaya untuk membeli trend.
84. Menghemat biaya untuk membeli make up.
85. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.
86. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
87. Meminimalkan penyakit kulit.
88. Sengatan matahari dapat mengurangi sehingga kulit jadi kering.
89. Meminimalkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertenu.
90. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.
91. Debu-debu itu dapat mengotori rambut rambut mudah rontok yang berakibat kebotakan.
92. Menuntun untuk hidup lebih sederhana.
93. hidup yang konsumtif.
94. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.
95. Membuat lebih memikirkan hal lain selain mode .
96. Menempatkan subjek dalam proses pembangunan ummat.
97. Lebih mudah dalam menabung.
98. Memiliki kesempatan untuk melakukan ibadah haji.
99. Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.
100. Itu berarti lebih banyak beramal untuk bekal di hari kemudian.
101. Membuat merasa menjadi wanita seutuhnya.
What About You ???

8 HAL YANG MEMBATALKAN PUASA

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN PUASA
 
a.      Makan dan minum dengan sengaja. Jika dilakukan karena lupa maka tidak batal puasanya.

b.      Jima' (bersenggama).

c.      Memasukkan makanan ke dalam perut. Termasuk dalam hal ini adalah suntikan yang mengenyangkan dan transfusi darah bagi orang yang berpuasa.

d.      Mengeluarkan mani dalam keadaan terjaga karena onani, bersentuhan, ciuman atau sebab lainnya dengan sengaja. Adapun keluar mani karena mimpi tidak membatalkan puasa karena keluarnya tanpa sengaja.

e.      Keluarnya darah haid dan nifas. Manakala seorang wanita mendapati darah haid, atau nifas batallah puasanya, baik pada pagi hari atau sore hari sebelum terbenam matahari.

f.       Sengaja muntah, dengan mengeluarkan makanan atau minuman dari perut melalui mulut. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. ”Barangsiapa yang muntah tanpa sengaja maka tidak wajib qadha, sedang barangsiapa yang muntah dengan sengaja maka wajib qadha." (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi). Dalam lafazh lain disebutkan : "Barangsiapa muntah tanpa disengaja, maka ia tidak (wajib) mengganti puasanya)." DiriwayatRan oleh Al-Harbi dalamGharibul Hadits (5/55/1) dari Abu Hurairah secara maudu' dan dishahihRan oleh AI-Albani dalam silsilatul Alhadits Ash-Shahihah No. 923.

g.      Murtad dari Islam (semoga Allah melindungi kita darinya). Perbuatan ini menghapuskan segala amal kebaikan. Firman Allah Ta'ala: Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. "(Al-An'aam:88).
Tidak batal puasa orang yang melakukan sesuatu yang membatalkan puasa karena tidak tahu, lupa atau dipaksa. Demikian pula jika tenggorokannya kemasukan debu, lalat, atau air tanpa disengaja. Jika wanita nifas telah suci sebelum sempurna empat puluh hari, maka hendaknya ia mandi, shalat dan berpuasa.

TETAP SEHAT, SEGAR, DAN BEBAS BAU MULUT SELAMA RAMADHAN

Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan untuk bisa menikmati keindahan bulan ramadhan kali ini. Banyak sekali keutamaan dibulan ini dibanding 11 bulan yang lainnya. Naahhh agar puasa kita bisa maksimal kita butuh untuk menjaga stamina kita, termasuk juga bau mulut yang dikarenakan mulut kita kering. 

SEHAT & SEGAR
Untuk menghindari kebiasaan kurang sehat, perlu pengaturan makan dan minum pada saat sahur atau berbuka puasa, agar tubuh kita tetap sehat dan segar sepanjang hari selama berpuasa.
Pada saat berpuasa bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan protein yang masuk ke tubuh kita relatif tidak sebanyak hari-hari biasa.
Berikut ini beberapa tips khusus saat sahur dan berbuka puasa agar tubuh kita tetap sehat dan segar selama bulan puasa sehingga terhindar dari kebiasaan yang kurang sehat:
Saat Sahur:
  • Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur atau berbuka puasa. Walau menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
  • Agar Anda mampu menahan rasa lapar, perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat.
  • Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan, karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak mengeluarkan keringat baik di luar ruangan atau ruang ber-AC.
  • Selain memperbanyak makanan berserat dan makanan yang mengandung protein, sebaiknya Anda juga menyediakan jenis makanan yang mengandung vitamin dan mineral serta makanan tambahan agar tubuh tetap segar bugar sepanjang hari.
  • Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Tapi kalau Anda sudah makan buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin tersebut.
  • Bagi penderita sakit lambung makanan yang sebaiknya dihindari adalahketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
  • Setelah makan sahur jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.
Saat Berbuka:
  • Jangan langsung minum air dingin atau es, sebaliknya biasakanlah berbuka dengan minuman yang hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung, bila Anda langsung berbuka puasa dengan air dingin, karena asam lambung dalam tubuh kita akan terbentuk semakin banyak.
  • Kemudian beristirahatlah kurang lebih satu jam sebelum menyantap hidangan berbuka yang telah dihidangkan. Tujuannya untuk memberikan keseimbangan terlebih dahulu pada pencernaan kita. Ingat, jangan mengkonsumsi makanan berlebihan dan makanan asinan.
  • Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak “kaget”. Dengan demikian kerja lambung tidak terlampau berat karena lambung membutuhkan ruangan kosong untuk mencerna makanan. Untuk meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan baik.
  • Bagi mereka yang berat badannya melebihi berat badan ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari makanan yang tinggi kolesterolnya, misalnya lemak hewan, margarin, mentega. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat, kue tar, es krim. “Selain lebih banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan daging tanpa lemak, pengolahan makanannya pun sebaiknya jangan digoreng.”
  • Sedang bagi mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susunya dan menghindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
  • Bagi mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.
  • Setelah berbuka puasa jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.
BEBAS BAU MULUT
Berpuasa berarti tidak ada asupan melalui mulut sehingga tidak jarang malah menyebabkan bau mulut. Bau mulut selama berpuasa memang terasa agak mengganggu. Apalagi ketika pekerjaan kita mengharuskan berinteraksi dengan orang banyak, kita pasti tidak mau ada rasa canggung karena bau mulut.
Jika kita tahu cara menyiasatinya, ternyata kita bisa menjalankan puasa tanpa bau mulut. Sebaiknya periksakan gigi secara teratur untuk membersihkan plak/karang gigi dan menjaga kesehatan gusi, sehingga selama berpuasa tidak akan terganggu oleh masalah mulut dan gigi.
Berikut ini beberapa tips agar terbebas dari bau mulut. Ayo kita coba dan buktikan!
  1. Hindari menyantap hidangan yang beraroma ‘aduhai’ seperti petai, jengkol, bawang mentah pada saat bersantap sahur.
  2. Selesai makan sahur, minum air putih banyak-banyak.
  3. Menggosok gigi dan menyikat lidah setelah makan dan menjelang tidur. Permukaan lidah yang tak rata memungkinkan adanya sisa makanan tersangkut di sana.
  4. Berkumur dengan larutan khusus (antiseptik) untuk menghilangkan bau mulut.
  5. Di lingkungan keluarga Arab ada kebiasan mengunyah sejumput adas manis sehabis makan. Setelah dikunyah dan disisip airnya, ampasnya dibuang. Aroma adas manis yang harumnya mirip aroma obat batuk benar-benar ‘pencuci mulut’ yang bisa diandalkan saat puasa.
  6. Sahur dengan menu sayuran tumis atau sayur bening dan ditutup dengan semangkuk buah segar.
  7. Air rebusan daun sirih dapat digunakan untuk berkumur setelah makan sahur. Air rebusan sirih berfungsi sebagai antibakteri penyebab bau mulut.
Semoga bermanfaat........ ^_^

BETAPA BERHARGANYA MENJADI SEORANG WANITA MUSLIMAH


Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
* Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
* Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
* Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
* Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
* Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
* Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
* Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
* Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA”.
Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya)?
1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
2. Wanita hanya perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/ wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap empat wanita, yaitu: (isterinya, ibunya, anak perempuannya & saudara perempuannya). Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh empat orang lelaki, yaitu: (suaminya, ayahnya, anak lelakinya & saudara lelakinya).
6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu: sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya & menjaga kehormatannya.
7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut/ tunduk kepada cara-cara/ peraturan buatan mereka. (emansipasi ala Western)
Yakinlah, bahwa sebagai Dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya/ peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/ hukum buatan manusia.
Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.
Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga &mengantarkannya menjadi muslimah yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki-laki berlaku kaidah yang berbeda).
Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.